Asuransi Pengiriman Barang? Seberapa Penting Untuk Anda?

Jika anda sering mengirimkan barang melalui jasa cargo jakarta bali lombok, mungkin anda familier dengan tawaran asuransi pengiriman barang dari pihak penyedia jasa ataupun pihak ketiga. Umumnya setiap asuransi pengiriman akan menawarkan produk perlindungan atau ganti rugi dari kemungkinan terjadinya risiko terhadap barang ketika proses pengiriman. Namun apakah asuransi penting untuk anda beli ketika hendak mengirimkan barang?

Apa itu Asuransi Pengiriman Barang?

Asuransi secara umum merupakan perjanjian antara seseorang dengan penyedia jasa premi asuransi dalam upaya mendapatkan pertanggungan ketika terjadi kerugian, kerusakan, kehilangan, ataupun hal-hal lain yang mungkin terjadi akibat suatu hal atau kejadian yang terjadi pada tertanggung. Asuransi yang umum antara lain asuransi kesehatan, asuransi warisan, asuransi pendidikan, dan masih banyak lagi. Namun dalam prosedural pengiriman barang melalui jasa pengiriman barang, tentu ada risiko-risiko yang mungkin terjadi misalnya kerusakan barang akibat benturan, kerusakan barang akibat kecelakaan media pengangkut, serta masih banyak lagi yang membuat barang yang dikirim tidak bisa diterima sesuai harapan.

Secara aturan umum, pihak jasa pengiriman cargo sudah seharusnya bertanggung jawab bila terjadi kerusakan atau kehilangan terhadap barang yang anda kirimkan. Namun nyatanya sering kali pihak ekspedisi tersebut lepas tanggung jawab,  terlebih bila hal tersebu disebabkan oleh faktor seperti kecelakaan. Padahal dalam peraturan Organda, telah diwajibkan bahwa pihak ekspedisi harus mengganti rugi 10 kali lipat dari nilai barang yang hilang atau rusak akibat pengiriman. Namun hal ini harus diurus sendiri oleh pengirim barang. Hal ini tidak hanya akan merugikan waktu anda, namun juga orang yang seharusnya menerima barang tersebut.

Asuransi pengangkutan atau pengiriman barang sifatnya mirip dengan asuransi pada umumnya, dimana anda harus membayar sebuah uang untuk membeli premi atau tanggungan atas barang yang anda kirim.  Asuransi yang biasa ditawarkan untuk perlindungan barang yang dikirim juga tergantung dari jenis pengangkutan, baik melalui udara,  laut, maupun darat. Selain itu adanya beberapa jenis premi yang ditawarkan yang besaran pertanggungannya tergantung dari nilai barang yang dikirim.

Keuntungan Menginvestasikan Asuransi Pengiriman Barang

Bila anda melakukan pengiriman barang untuk kebutuhan komersial tentu asuransi pengiriman menjadi hal yang wajib anda siapkan. Anda tentu ingin menjaga kredibilitas anda sebagai penjual agar barang sampai dengan selamat ke tangan pembeli anda. Ada beberapa pilihan penyedia asuransi yang bisa anda percaya. Pertama adalah asuransi yang disediakan oleh jasa pengiriman barang, biasanya asuransi ini bisa dibeli ketika anda melakukan pengiriman barang dan berlaku untuk barang yang anda kirim. Asuransi ini umumnya sangat terjangkau, namun sifatnya berlaku untuk sekali proses pengiriman.

Asuransi lain yang bisa anda pertimbangkan adalah asuransi  dari perusahaan penyedia jasa asuransi pengiriman barang. Penyedia jasa asuransi pengiriman barang ini berdiri sendiri di  luar penyedia jasa cargo Jakarta Bali Lombak yang ada. Pihak ke-3 ini akan memberikan berbagai macam tawaran premi yang bisa anda ambil. Berbeda dari asuransi pengiriman dari jasa ekspedisi, biasanya asuransi pihak ketiga ini berlaku untuk jangka waktu tertentu misal 1 tahun, 5 tahun,  10 tahun, bahkan hingga 20 tahun. Dengan demikian, anda bisa tenang mengirimkan barang dengan adanya premi tersebut. Namun perlu diingat, bahwa pihak ke-3 ini biasanya memiliki klausul bahwa asuransi tersebut hanya berlaku bila anda melakukan pengiriman barang dengan beberapa ekspedisi tertentu yang telah ditetapkan oleh penyedia jasa asuransi.

Harga Asuransi

Untuk mendapatkan perlindungan asuransi tentu saja anda harus terlebih dahulu membeli premi asuransi. Premi asuransi barang biasanya dibeli tepat sebelum barang tersebut dikirim. Harga premi bisa berbeda antara satu barang dengan barang lainnya. Pada umumnya untuk menentukan harga premi maka akan dilihat dari nilai pertanggungan dikalikan tarif rate.

Nilai pertanggungan merupakan perhitungan nilai barang yang diasuransikan berdasar beberapa faktor. Pertama adalah harga barang yang tertera dalam invoice, kedua biaya-biaya lain seperti biaya transportasi dan pengepakan, ketiga margin 10-20% sebagai perhitungan atas biaya administrasi, penambahan biaya, serta margin kemungkinan bila barang tersebut dijual.

Total harga pertanggungan tersebut nantinya dikalikan dengan tarif rate yang berlaku sehingga muncul nilai premi. Contohnya saja nilai pertanggungan dari barang A sebesar  10.000.000, sedangkan tarif rate yang berlaku sebesar 2%. Nilai premi yang harus dibayar oleh pengirim barang adalah 10.000.000 x 2% = 200.000.

Cara Klaim Asuransi

Salah satu pertanyaan yang sering dilontarkan oleh para pengguna asuransi adalah bagaimana cara mencairkan asuransi  ketika kerjadi kecelakaan atau kehilangan yang mengakibatkan kerugian bagi pengirim barang.  Tentu saja akan percuma anda membeli polis asuransi bila tidak bisa mencairkan uang ganti rugi tersebut. Ada beberapa tahapan yang perlu anda lakukan untuk dapat mencarikan asuransi tersebut.

Pertama adalah hal-hal yang harus anda perhatikan sebelum mengajukan klaim. Anda harus memerhatikan bahwa surat tanda terima belum ditandatangani oleh penerima, atau bila ditandatangani harus terdapat catatan terkait kerusakan atau kehilangan. Selanjutnya anda bisa menghubungi pihak asuransi untuk melakukan survei terhadap kejadian kerusakan atau kehilangan yang terjadi.  Survei ini diperlukan untuk mendapatkan data terkait penyebab kerusakan atau kehilangan secara mendetail. Selain itu dalam survei, pihak asuransi juga akan mencari informasi dari jasa cargo jakarta bali lombok untuk keterangan lebih lanjut. Sebagai penguat data, anda bisa melampirkan foto-foto bukti kerusakan atau kehilangan yang terkait. Bila kehilangan barang kemungkinan akibat pencurian, anda bisa membuat laporan ke kepolisian sebagai dokumen penguat klaim.

Dokumen-dokumen yang perlu anda siapkan untuk melakukan klaim adalah formulir klaim, sertifikat polis asli, konosemen asli, invoice, daftar pengemasan, surat jalan, survey report, surat tuntutan kepada pihak jasa cargo jakarta bali lombok yang memuat barang, SP2, Laporan kecelakaan (bila terjadi kerusakan atau kehilangan akibat kecelakaan), serta laporan polisi bila terjadi pencurian barang.

Untuk membuat laporan klaim asuransi tersebut, anda harus melaporkan maksimal 7 hari setelah kejadian.  Sementara barang yang rusak akan menjadi hak pihak asuransi. Barang tersebut nantinya bisa dilelang atau dijual kembali oleh pihak asuransi.

Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi

Sebelum anda memutuskan membeli polis asuransi ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan. Pertama adalah kredibilitas pihak asuransi. Kredibilitas penyedia jasa asuransi ini bisa dilihat dari bagaimana kemudahan yang bisa anda dapatkan dari polis yang ditawarkan, besaran polis yang ditawarkan, serta review dari para pengguna yang sudah menggunakan polis tersebut.

Kedua adalah berkaitan dengan barang yang anda kirim. Seberapa kuat urgensi yang diperlukan untuk barang tersebut. Bila anda mengirim barang pecah belah atau barang elektronik, tentu saja barang-barang ini membutuhkan asuransi untuk menjamin barang tersebut aman sampai tujuan. Selanjutnya pilihlah poli yang sesuai dengan kebutuhan pengiriman barang yang anda butuhkan. Tidak semua barang membutuhkan asuransi, namun keberadaan asuransi tetap dibutuhkan bila anda ingin menjamin pengiriman barang tersebut agar aman sampai tujuan.

Share this:

1 thought on “Asuransi Pengiriman Barang? Seberapa Penting Untuk Anda?”

  1. Pingback: Jasa Cargo Jakarta Makassar | PMTOH Cargo

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *